Kamis, 20 Juni 2013




Ki Sarmidi Mangunsarkoro adalah salah satu pelopor pendidikan di Indonesia yang penting. Bersama dengan Ki Hadjar Dewantara, ia telah meletakkan dasar dan sendi-sendi pendidikan yang mempunyai spirit kebangsaan atau nasional. Hal itu sangatlah penting, bukan saja untuk masa-masa dulu menjelang dan saat kelahiran sebuah bangsa yang bernama Indonesia, melainkan juga pada kini dan nanti. Sebab rasa, spirit, identitas  kebangsaan itu, tanpa harus terjebak dalam sikap pengunggulan diri, sesungguhnya merupakan salah satu jangkar yang akan memberikan kestabilan kita dalam menghadapi gelombang perubahan zaman yang tidak kenal henti. Dalam gulungan gelombang peradaban global, maka identitas diri, kemelekatan diri pada bangsa, menjadi penting.

“Bekerja demi nusa dan bangsa hukumnya adalah wajib dan harus dilaksanakan dengan hati yang ikhlas, tulus, dan bersih. Jangan mengharapkan balasan/ jasa, apalagi uang. Dihargai atau tidak jadi soal dan tidak perlu dipersoalkan. Yang penting hanya Allah yang Maha Tahu apa yang kita perbuat karena itu adalah ibadah kita kepada-Nya. Jangalah engkau bertanya, ‘Apa yang telah diberikan oleh bangsa dan negara ini kepadaku?’ tapi bertanyalah kepada dirimu sendiri, ‘Apa yang telah aku berikan untuk bangsa dan negara ini?”
(Ki Sarmidi Mangunsarkoro)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar